Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Prestasi Gemilang Muhamad Ishaac: Mahasiswa S2 yang Menginspirasi Generasi Muda

Muhamad Ishaac, berasal dari Pangkalan Bun Kalimantan Tengah berjarak sekitar 800km dari Banjarmasin. Sekolah di SD Negeri 2 Raja, dilanjutkan SMP Negeri 1 Arut Selatan, dan di SMA Negeri 1 Pangkalan Bun, ketiganya adalah sekolah terbaik di kota Pangkalan Bun. Mengambil S1 di Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin pada prodi Pendidikan Agama Islam dan lulus pada akhir 2022. Sekarang melanjutkan pendidikan di Strata 2 Program Magister Pendidikan Agama Islam di Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, dengan dibiayai fully funded oleh Beasiswa Indonesia Bangkit LPDP Kementerian Agama Republik Indonesia pada tahun 2023 sampai ia lulus nanti

Apa motivasi melanjutkan pendidikan S2?

Motivasi Ishaaq untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 ada beberapa hal, mulai dari internal yang mana ia sangat menyukai belajar dan berbagai tantangan baru, sehingga menurutnya, dengan melanjutkan studi akan membuka untuk terus belajar dan mencoba hal-hal baru. Selain itu, Ishaaq juga melihat latar belakang keluarga yang memang hanya dari keluarga kecil dan sederhana. Ia ingin mengangkat derajat keluarga, menjadi kebanggaan bagi pasangannya, serta menjadi motivasi untuk keturunannya nantinya dan anak-anak didik  di sekolahnya tempat mengajar. dan ia berharap dapat bermanfaat bagi lingkungan tempat tinggalnya.

Apa saja tantangannya dalam menempuh S2?

Tantangan mendapatkan S2 bagi Ishaaq sangatlah kompleks. Melanjutkan jenjang pendidikan S2 perlu merantau dan butuh biaya yang cukup besar. Alhamdulillah pada saat itu ada pembukaan beasiswa Indonesia bangkit dikhususkan bagi lulusan PTKIN dan guru-guru agama Islam tuk meneruskan studi. Ishaaq kemudian semangat untuk meneruskan mimpi melanjutkan studi S2, dengan mencoba mendaftar beasiswa tersebut. Ishaaq juga mempersiapkan LoA ke berbagai kampus termasuk kampus idamannya yakni UIN Sunan Kalijaga prodi S2 Pendidikan Agama Islam, dan juga mencoba mencari LoA ke Universitas Gadjah Mada prodi S2 Agama dan Lintas Budaya. Singkat cerita perjuangannya berbuah hasil, mendapatkan 2 LoA sekaligus dari dua kampus yang saya incar tadi. Namun, tantangan kembali muncul ketika orang tuanya tidak memberikan izin merantau terlalu jauh. Dengan salat istikharah dan berbagai pertimbangan, ia buang niat untuk kuliah di dua kampus besar tersebut dan memilih ke UIN Antasari Prodi Pendidikan Agama Islam dengan beasiswa Indonesia Bangkit

Kesibukan Ishaaq selama menjalani S2

Kesibukan saat ini adalah terus mengembangkan diri sebagai tuntutan akan apa yang sudah diterima dari negara, baik secara pengabdian (relawan), pendidikan pengajaran (aktif berkuliah dan mengajar), hingga penelitian (belajar, memperkaya kemampuan bahasa untuk persiapan lanjut studi pasca lulus S2 nanti, dan ikut berbagai konferensi internasional dan publikasi ilmiah pada jurnal jurnal dan buku ilmiah). Harapannya setelah lulus S2 nanti, kemampuan bahasa baik bahasa inggris melalui IELTS bisa maksimal, maupun bahasa Arab dengan TOAFL maksimal pula, serta banyak tulisan yang dipublish di jurnal dan di buku

Pesan untuk para pelajar

Untuk teman-teman yang sedang berjuang  dalam mengejar pendidikan setinggi tingginya, jangan pernah berhenti dan lelah untuk belajar. Teruslah belajar dan berkarya, karena negara membutuhkan kita untuk membangun bangsa yang jaya. Jangan patah semangat dalam berbagai keadaan dan rintangan apapun, karena setiap kesulitan pasti Allah sudah siapkan kemudahan setelahnya. Teruslah berjuang, cari berbagai peluang, jangan pernah merasa tertinggal, kuatkan tekad dan kemauan, karena setiap kemauan yang kuat pasti akan ada jalan yang diberikan untuk mencapainya. Sukses terus para pejuang pendidikan tinggi


Posting Komentar untuk "Prestasi Gemilang Muhamad Ishaac: Mahasiswa S2 yang Menginspirasi Generasi Muda"