Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Borneo Undergraduate Academic Forum (BUAF) Ke-5 di IAIN Pontianak Adakan Kegiatan Jumpa Penulis Bersama Prof. Dr. H. Mujiburrahman, MA.

Kamis, 14 Oktober 2021 Borneo Undergraduate Academic Forum (BUAF) Ke-5 IAIN Pontianak mengadakan kegiatan jumpa penulis di hari terakhir acaranya yaitu mendatangkan Prof. Dr. H. Mujiburrahman, MA. selaku Rektor UIN Antasari Banjarmasin membahas buku  beliau yang berjudul "Glokalisasi: Islam Banjar, Nusantara dan Dunia" bertempat di Aula Syeikh Abdur Rani Mahmud IAIN Pontianak dan via zoom meeting pukul 13.00. Dipandu oleh Prof. Dr. H. Zaenuddin H. Prasojo, MA. dengan penuh semangat. 

Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah agar menumbuhkan dan memotivasi minat baca Mahasiswa dengan mengharap nantinya banyak penulis yang lahir dari pelaksanaan BUAF ini. Prof. Dr. H. Mujiburrahman, MA mengatakan dalam pembukaannya "Semoga banyak yang termotivasi untuk menulis. Banyak orang yang bermodal menulis bisa terkenal bahkan keliling dunia" kata Prof. Dr. H. Mujiburrahman, MA.

Kegiatan ini di ikuti oleh seluruh mahasiswa/i yang mengikuti kegiatan BUAF, terdiri dari para calon sarjana utusan berbagai perguruan tinggi keislaman, baik negeri (PTKIN) maupun swasta (PTKIS) yang ada di kepulauan borneo dan di luar Borneo seperti dari Solo, Surakarta bahkan ada dari luar negeri.

Agus Wedi Mahasiswa asal UIN Surakarta mengungkapkan dalam wawancaranya ia sangat antuasias dan senang mengikuti kegiatan jumpa menulis tersebut dan dapat berjumpa secara langsung bersama Prof. Dr. H. Mujiburrahman, MA.  "Sangat senang sekali bisa berjumpa secara langsung dengan Prof. Dr. H. Mujiburrahman, MA." Ujar Agus dalam wawancaranya 

"BUAF berikutnya semoga kualitasnya semakin meningkat, baik kegiatan ataupun hasil penelitiannya lebih baik dari BUAF yang sekarang. Kemudian harapan untuk BUAF sekarang setelah selesai ini harapannya kita ada produk seperti website, jurnal dan lainnya yang dikelola oleh alumni-alumni BUAF" tambah Agus


catatan 

-kita bisa konsisten dengan sesuatu kalau kita mencintainya, karena suka. Bagi orang lain memang berat tapi bagi ia yang menyukainya itu yang membuat Istiqamah 

-Kajian ilmiah tidak salalu bersifat praktis. kajian ilmiah itu untuk mengembangkan ilmu pengertahuan, karena dengan kajian ilmiah ini dapat di akses untuk orang-orang sekarang dan yang akan datang. Siapa tahu dengan menulis sekarang bisa dibaca oleh orang-orang dimasa yang akan datang dan diteliti oleh mereka. 

-Bagaimana agar ide tidak hilang begitu saja? Ditulis, ketika ide muncul langsung ditulis. Kalau tidak ditulis maka akan hilang, makanya kebanyakan penulis itu memiliki catatan sebagai pengembangan idenya. 

-Orang yang rajin membaca, itu memiliki potensi untuk menjadi penulis. Menulis itu sebuah keterampilan, dan keterampilan itu bisa dilatih, jadi butuh latihan agar bisa menjadi seorang penulis.

-Menulis adalah tingkat berbahasa tertinggi. karena urutannya: mendengar, berbicara, membaca baru menulis (mengarang).

-Cintai buku dan minat baca yang tinggi, disitu akan muncul peluang anda dalam menulis.




Posting Komentar untuk " Borneo Undergraduate Academic Forum (BUAF) Ke-5 di IAIN Pontianak Adakan Kegiatan Jumpa Penulis Bersama Prof. Dr. H. Mujiburrahman, MA. "