Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Teks Ceramah Singkat "Karena Tuhan Kita Bukanlah Mulut Orang Lain"-KH. Abdullah Gymnastiar

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

"Karena Tuhan Kita Bukanlah Mulut Orang Lain"

Ikhlas itu kunci sekali dalam hidup ini, tidak ada kebahagiaan tanpa keikhlasan. orang berbuat baik kalau tidak punya ikhlas seperti tubuh tanpa nyawa. Wajib bagi setiap orang, punya rasa keikhlasan. Kita harus berlatih untuk ikhlas.

Kunci ikhlas adalah putus harap kepada makhluk. Makhluk tidak akan bisa memberikan manfaat tanpa adanya  izin Allah. sehebat apapun amal kalau niatnya bukan karena Allah  maka tidak ada nilainya. Amal yang kecil tapi niatnya ikhlas maka dapat pahala besar di sisi Allah juga sebaliknya. Orang memberikan makan kepada semut terus dia keikhlasaan maka lebih baik dari orang yang jihat tapi ingin di puji oleh orang lain.

Ada 5 latihan menjadi orang ikhlas:

1. Jangan selalu ingin diketahui amal ibadahnya kepada orang. Boleh diketahui orang lain amalan fardhu, seperti zakat, sholat fardhu, hajji boleh sebagai dakwah. tapi amalan-amalan sunnah tidak harus setiap orang tahu. Hati-hati yang punya hp, jangan sampai semua amalan kita di posting. Baru juga baca quran 2 juz, terus di potret. 

"alhamdulillah atas taufik hidayah Allah" baru aja baca sekali, hati hati adek adek, harus punya amalan rahasia. 

2. Latih untuk tidak selalu untuk di lihat

Di lihat, ada orang bagus, tidak ada orang tidak bagus, berarti itu hanya ingin dipandang orang lain. harusnya ada orang tidak ada orang, dilihat orang tidak dilihat sama orang, itu sama aja. karena Allah "dan dia Allah bersamamu dimana kamu berada dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan." 

3. Jangan ingin di puji

Ciri orang yang kurang ikhlas, dipuji semangat, tidak dipuji kurang semangat, di caci patah semangat. pasti tujuannya pujian,  pujian orang tidak ada apa-apanya

misalkan "Hey kamu cakep", "Hey kamu jelek" setelah itu kenapa? tidak akan ada apa-apa, tidak akan berubah karena ucapan orang lain.

4. Jangan ingin dihargai

Kita jangan ingin diperlakukan spesial, makin ingin dihargai, makin ingin diperlakukan spesial semakin mudah sakit hati, karena kita tidak pantas dihargai. Soalnya kalau Allah membuka siapa aslinya diri kita. Maka tidak akan ada yang menghargai diri kita. Kita dihargai orang lain karena Allah menutupi aib diri kita.

Orang menghargai kita karena Allah menutupi 3 hal. 1) Allah menutupi kulit, 2) Allah menutupi pikiran kita, 3) Allah menutupi aib, kekurangan dan dosa diri kita.

5. Jangan ingin dibalas budi

Lakukan lupakan,

Perlukah kita mengingat jasa baik kita? (tidak)

Perlukah kita menyebut dan jasa kebaikan kita? (tidak)

Perlukah kita menuntut orang lain mengucap terimakasih kepada kita? (tidak)

Perlukah kita menunggu orang lain memuji kebaikan kita? (tidak)

Yakin? teori mah gampang hadirin, prakteknya mah harus berlatih.

Jadi kalau nanti kita berbuat baik dan orang lain tidak berterimakasih itulah latihan dari Allah. Kalau ada orang lain tidak berterimakasih atas kebaikan kita tidak apa-apa berarti itu kebaikan dari Allah bagi kita yang sedang berlatih, itu melatih kesabaran, keikhlasan kita, kualitas kita.

Bagaiamana kalau kita berbuat baik kepada orang tapi orang lain tidak berterimakasih kepada kita, apakah kita berhenti berbuat baik kepada orang lain atau teruskan berbuat baik? (terus berbuat baik)

Teori mah gampang ya hadirin, tapi kalau kita sudah tahu begini, kita akan punya program hidup sendiri. Kalau suatu saat kita tidak dihargai, tidak apa-apa

Tuhan kita bukan mulut orang, Tuhan kita bukan perilaku orang, Tuhan kita adalah Allah SWT

Gini Ngomong dan nulis gampang, tapi baca/dengerin lebih gampang lagi. 

Siap berlatih?...

Sekian terimakasih, semoga bisa bermanfaat...

wassalamu'allaikum


Posting Komentar untuk "Teks Ceramah Singkat "Karena Tuhan Kita Bukanlah Mulut Orang Lain"-KH. Abdullah Gymnastiar"